Dendam Kekuasaan 24 Mei 2008
Posted by nirwan in All News, Politik.Tags: indonesia, JK, reformasi, SBY
trackback
Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla telah mementikkan api dendam di negeri ini. Dia telah membakar rumput-rumput kering dan menghembus-hembuskan agar marak. Dia akan membakar dedaunan, ranting dan batang-batang pohon yang tak seluruhnya kering, melainkan juga yang basah dan bahkan yang baru saja tumbuh.
Tak perlu BBM untuk membakar rakyat Indonesia. Tapi langkah mereka yang menaikkan harga BBM adalah contoh blunder paling riil untuk itu.
SBY, seperti yang Anda lihat, bersembunyi di balik dinding-dinding istana yang dikawal ketat pasukan pengawal yang budgetnya itu akan membuat Bang Hendra, tukang becak di dekat rumah saya, muntah darah. Lihatlah senyumnya ketika hampir setiap hari dia berkomentar di media massa dan televisi untuk hal yang remeh-temeh dan seharusnya hanya diurus oleh seorang lurah atau kepala lingkungan saja. Namun, soal BMM itu, tak sekalipun wajahnya itu, yang konon menurut pengamat-pengamat bodoh itu, menjadi nilai plus ketika dia naik di kursi kekuasaan pada 2004 itu, muncul untuk memberi penjelasan kepada masyarakat sewaktu akan menaikkan BBM. Di mana wajahmu SBY?
Dengan cerdik dia menyuruh pembantu-pembantunya bertindak sebagai bumper untuk menjelaskan keputusan yang pahit itu.
Dan Jusuf Kalla, sang saudagar? Bisnisman tetaplah bisnisman, money can solve every problem! Uang bisa memecahkan segala permasalahan, itulah backmind orang Makassar ini. Dia sudah pasti tak dapat lagi dukungan dari tanah Makassar, karena para mahasiswa Makassar sudah memberi ultimatum: BBM Naik, SBY-JK Turun!
Resep BLT-nya yang notobene bagi-bagi uang kepada para orang miskin adalah dalam kerangka itu. Bahkan pseudo perdamaian di Poso dan Aceh pun memakai pola yang sama. Demokrasi bagi Kalla adalah sama dengan uang. Rumusnya, uang akan menyelesaikan semua masalah. Semua diukur dengan perut!
Setakat ini, cukuplah dikatakan, kalian sudah membakar Indonesia! Kalian sudah membakar dendam! Kalian sudah membuat orang Indonesia menjadi jahat, tercerabut hati nuraninya dan tak henti-hentinya menangis dan meratap!
Kalianlah yang membuat Indonesia hancur!












bang?? are u okay??
tulisanmu terlalu membara, yg bner BBM atau BMM ??//
bara, sesuatu yang sudah lama hilang.
YG SAYA KEDUA ORANG INI NGGAK IKUT APA2 KETIKA REFORMASI 98
TP SETELAH ITU MEREKA MAJU PENGEN JD PEMIMIPIN HANYA UNTUK AMBISI PRIBADI …!!!
SAYA BERDOA SMOGA ORANG2 SPERTI INI MUSNAH DARI BUMI INDONESIA YG “gema ripah loh jinawi”
SBY-JK = (new version orde baru)
jangan mendo’akan orang sembarangan ..! saya kira SBY sdh bagus kok dari Presiden-presiden yang lalu.. hanya saja terbentur bencana alam yang berulang, nah kita rakyat indonesia harus mendukung siapa saja yang memimpin negeri ini…kalau toh mau jadi oposisi ya..yang sifatnya membangun gitulo..? saya kira siapa saja yg jadi Presiden akan seperti sekarang..! paling tidak sby telah menampakan diri sebagai pemberantas Koruptor, mudah-mudahan ini berlanjut terus sampai dng presiden yang akan datang..! kalo menurut saya presiden yg akan datang harus mempunyai ide-ide seperti Amin Rais, paling tidak secerdas beliau kalau indonesia ingin maju, sayangnya beliau (P.Amin) kurang dukungan dan rakyat kebanyakan belum mengerti betapa hebatnya beliau dalam mengeluarkan ide-ide untuk mengeluarkan indonesia dari keterpurukan.