Arsip

Arsip untuk Agustus, 2008

Halaman Baru

28 Agustus 2008 nirwan 1 comment

Saya baru saja membikin halaman baru, khusus untuk Amien Rais. Yah, dia memang idola saya. :D Jangan banyak protes, ntar Anda ditangkap menkominfo pula hahahaha. Silahkan buka halamannya dan maaf, tidak akan ada bonus menanti Anda. (hahahahaha….)

Salam
Nirwan-Tukang Ngarang

Categories: Lapak Tag:,

Amien Rais (2)

27 Agustus 2008 nirwan 22 komentar

Amien Rais: Antara Imam dan “Njawani”
* * *

Tersungging senyum di bibir saya ketika mendengar dan membaca kalau Amien Rais bakal maju ke pentas pemilihan presiden 2009. Saya sudah menunggu-nunggu ini. Anda boleh senang atau tidak terhadap pilihan saya, tapi saya sudah memilih sosok ini menjadi Presiden.

Pekerjaan rumah untuk menjadikan Amien Rais menjadi Presiden sungguh-sungguh berat. Yang dipunyai Amien sekarang hanyalah pena dan saya sungguh menyadari kalau hal itu tak pernah akan cukup. Bahkan, kalaupun Amien Rais mempunyai bala tentara yang siap mati demi dirinya, dia pun belum tentu menang.

Yang tak dipunyai Amien bukan hanya itu. Amien ini, bagi saya, terlalu “njawani”. Saya bukan sedang membuka sidang perkara SARA di sini. Tapi, Amien terlalu larut dalam pembawaan intelektual dan cendekianya. Dia lembut tapi imej yang lahir kemudian di benak masyarakat kita yang belum lagi beranjak kadar intelektualnya dari setingkat “mahasiswa” ini adalah “lembek”. Masyarakat kita itu masih menginginkan sosok seperti Soekarno, yang meledak-ledak, meletup, penuh semangat, mampu mengobarkan siapapun untuk berperang dengan apapun. Soekarno itu orang Jawa, tapi dia tidak “njawani”.
Read more…

Pendidikan Indonesia… Dasar Bengak!!!

26 Agustus 2008 nirwan 4 komentar

Sebuah informasi yang sangat ironis muncul di media saya hari ini. Judulnya “60% Penduduk Indonesia Tamatan SD” dan “Hanya 4 Juta Anak Indonesia yang Mampu Kuliah”. Soal tamatan SD itu disebutkan oleh seorang mantan Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Djanius Djamin, sementara soal kuliah itu disebutkan oleh Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah, Prof Dr Edy Suandy Hamid MEc.

Di antara judul pertama dan judul kedua, tentulah judul pertama yang membikin merinding. Bayangkan, dari 200 juta lebih penduduk Indonesia saat ini, sekitar 60%-nya hanyalah tamatan SD!

Berita kedua itu pun tak kalah menyedihkan. Disebutkan, dari 45 juta anak didik di Indonesia, hanya 4 Juta orang yang mampu mengecap pendidikan tinggi, sehingga 41 Juta orang lagi harus mengurungkan niatnya kuliah. Disebutkan, faktor utamanya adalah masalah biaya.
Read more…

Menikmati Bacaan

21 Agustus 2008 nirwan 3 komentar

Saya tentu saja tak melarang Anda membaca seluruh isi blog ini. Mengutipnya juga silahkan. Kalau sedang berbaik hati, ya sebutin nama, tapi kalo sedang marah-marah, ya, copy paste aja. Hahahahaha… atur ajalah…

Anda sebaiknya juga jangan marah sama saya, kalau tulisannya tak update setiap hari. Kalau saya sedang ngamuk, mungkin bisa minimal sepuluh tulisan setiap hari..dan sayangnya itu belum pernah terjadi, hahahaha :D

Nah sekarang, awak mesti mandi dulu, sambil menikmati indahnya kamar mandi yang penuh dengan kepulan asap. Bukan asap uap ato air panas, tapi kepulan marlboro la…mana tau saya bisa menjelma jadi Wirosableng dan punya guru Si Binal Gendeng…. hahahahaha… :D

Bagi orang dewasa yang umurnya dah 50 taon ke atas, postingan ini dilewatin aja. Mendingan Anda konsentrasi bikin tim sukses untuk jadi presiden. Siapa tahu beruntung. Bagi yang 50 taon ke bawah, mending gak usah baca juga, lebih baek Anda ikut saya, menunggu waktu untuk jadi Presiden nanti… hahahahahaha ….

c u tomorrow … :)

Categories: Lapak Tag:

Kecil-kecil Tinggal di Istana

20 Agustus 2008 nirwan 13 komentar

 

Tak bisa lepas senyum saya ketika SBY “memaksakan” kado dari Tuhan kepadanya supaya diberikan tanggal 17 Agustus 2008. Sebagai sesama manusia, maka kelahiran seorang bayi wajiblah disyukuri dan didoakan. Bayi Annisa Pohan, menantunya itu, lahir melalui proses Cesar, di tanggal itu, dan bukannya alami. Satu sisi, itu hal yang lumrah saja apalagi dengan sudut pandang, bahwa setiap orang berhak meminta yang terbaik dari Tuhannya. Dan Tuhan pun (terlepas dari urusan takdir yang dibikinnya), mengabulkan permohonan SBY.

 

Istana pun berbahagia kedatangan orang baru. Annisa Pohan harus sabar untuk memonopoli anaknya karena bayi itu langsung diberangkatkan ke istana, dan bukannya ke rumah pribadi mereka. SBY dengan wajah sumringah langsung mengatakan, “Ini adalah sebuah kado bagi seluruh bangsa”. Kalimat itu dicatat oleh hampir semua media massa, elektronik, cetak maupun internet.

 

Di titik itu, saya tersenyum, tapi kali ini senyum yang kecut. Apa dasarnya SBY mengatakan itu kado untuk seluruh bangsa? Tetangga saya baru melahirkan bayi, cantik dan sehat pula, tapi SBY kok tidak pernah bilang bayi-bayi yang lahir di Indonesia adalah kado untuk bangsa?

Read more…

Mengapa Saya menduga SBY?

15 Agustus 2008 nirwan 7 komentar

Ini sambungan dari postingan sebelumnya. Dalam ilmu dagang politik kuno, ternyata ada sebuah teori yang mengatakan “siapa yang paling banyak merengguk keuntungan, maka dialah aktor yang sebenarnya.”

Jeleknya pemerintahan SBY-JK saat ini dipengaruhi oleh buruknya kinerja pemerintahan, buruknya penanganan bencana, serta keputusan ironis menaikkan harga BBM hingga tiga kali dalam pemerintahannya. Bagaimana, mereka akan menyusun serangan balik terhadap parpol-parpol yang makin intens berkampanye, sementara di sisi lain, imej/citra dan popularitas mereka merosot tajam?
Read more…

Golkar versus PDIP

12 Agustus 2008 nirwan 14 komentar

Bagi saya, tidak ada peperangan antara PDIP dan PKS. Yang ada hanya “pertempuran”. Itu pun serangan sporadis yang dilancarkan oleh PKS. Dan memang bukan cuma terhadap PDIP tapi juga terhadap Golkar. Bagi Anda pendukung PKS yang tidak suka kelanjutan tulisan ini, berhenti membaca juga tak apa-apa.

Namun bila ditilik dari soal Islam-non Islam, PKS akan lebih memilh melawan PDIP daripada Golkar. Ini soal imej PDIP saja. Salah satu strategi yang dilancarkan Pramono Anung untuk menepis imej ini adalah mendirikan Baitul Muslimin Indonesia (BMI) sebagai sayap resmi PDIP. Jadi jelas, sesuai arti sederhana BMI, PDIP hendak dijadikan “rumahnya orang muslim Indonesia.” Jadi bila benar BMI ini respon PDIP terhadap kinerja PKS yang mengatakan dirinya Partai Islam, jelaslah bila hanya “segitulah” level PKS yang dianggap PDIP.
Read more…

Postingan yang ditunggu-tunggu

7 Agustus 2008 nirwan 2 komentar

Maaf seribu maaf, awak baru sempat bales comment aja. Jadi, awak kege-eran aja ngerasa kalau postingan awak sedang ditunggu-tunggu teman-teman, adik-adik, guru-guru, orang-orang tua ataupun mereka yang tak senang sama saya (halah!)  :D I love everyone who visit my blog (sumpah!).

Sayangnya, rokok saya keburu habis untuk nulis postingan baru, jadi saya terpaksa beli yang baru dulu dan pastinya nyari duit dulu, wekekekekekekkkkkk. Maklum, gini-gini saya masih berpikiran kolot; tak bisa berpikir logis tanpa logistik! :D

Categories: Lapak Tag:,

See U Tomorrow

1 Agustus 2008 nirwan 2 komentar

enough 4 this day. komen yang masuk, besok aja dibales ya :D … sampai jumpa besok.

 

salam … nirwan

Categories: Lapak

Perempuan Nan Gelisah

1 Agustus 2008 nirwan 9 komentar

Lebih setengah jam dia berdiri di pinggir jalan. Orangnya kelihatan cerdas tapi saat ini buku di ranselnya sedang malas dikeluarkan. Mau ngerokok? Waduh, merokok di sebelahnya, bisa-bisa kepala kau kena tokok.

Tapi dia cantik betul seperti Mariana Renata. Aduhai seksi bodinya. Kalau rombongan Slank sedang melintas, lagu Gadis Sexy Suit he he… dah paling pas kali la untuknya.

Pacar? Hmm, orang yang kek gini, para pria jelek jangan coba-coba ngampirin. Laki-laki kaya? Boleh juga, tapi itupun tergantung kata pembuka. Salah mukaddimah bisa-bisa kerlingannya pun tak berasa. 

Ah rasanya? Konon katanya, paling nikmat memang merasakan perempuan. Bukan cuma merasa di hati, tapi tentu saja lewat sentuhan. Di luar itu, jadinya cuman khayalan. Lagipula, toh pria dan perempuan kan berpasangan. Tentu, sekali hidup di dunia, sayang betul dilewatkan. Tapi kok dia sepertinya sedang bergumam? Dengarlah sedikit, biar kita bisa paham.

“Kemananya angkot ampat anam?”  

…………………….. :D (to my sleeping beauty)
Categories: Lapak Tag:,