Itu kesimpulan terlalu dini menghadapi Pemilu 2009. PKS jelas masih belum bisa (atau malah memang tak bisa) menghilangkan eksklusifitas platform partainya. Dikotomi muslim-non muslim adalah PR besar yang harus dipecahkan PKS bilapun partai ini nantinya masih akan terus bertahan beberapa belas tahun ke depan.
Underestimated terhadap PKS? Bukan, ini realita politik saja. Di kalangan Islam sendiri, PKS sendiri bukan suatu “aliran” ideologi. PKS tampil penuh percaya diri dengan konsep wadah penampung kekecewaan publik terhadap elit, partai politik dan dinamika politik Indonesia selama lima tahun terakhir. Tapi, ini jelas bukan ideologi, tapi hanya sebuah taktik yang dilakukan parpol untuk mendulang suara. Di atas taktik ada strategi dan strategi ditetaskan oleh platform dan di atasnya ada ideologi partai yang menaungi.
Baca selebihnya »

Belum tentu hujan sehari menghapus kemarau setahun. Belum tentu kering sehari digilas sejam tsunami. Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane, bermaulidlah.
DI HARI itu, Jumat 23 Maret 2007, di sebuah mesjid yang namanya diambil dari julukan nabi Muhammad SAW, mesjid Al-Amin, satu jenazah tergolek di keranda yang diletakkan di teras samping mesjid. Pasca Jum’atan, keranda itu diarak ke depan mihrab dan dishalatkan. Empat takbir mengiringi, doa dipanjatkan baginya dan juga bagi orang yang ditinggalkannya. Keselamatan bagi si mayit dan ketabahan serta kesabaran bagi pelayat dan sanak keluarga.
Kata Emile Durkheim, alienasi atau keterasingan dari kehidupan sosial menjadi salah satu faktor terjadinya bunuh diri. Teori ini tak bisa disangkal ada benarnya. Penelitian yang dilakukan Durkheim merupakan salah satu masterpiece dalam khasanah ilmu-ilmu sosial.