Pancasila! Membunuh Ideologi Membunuh
Ada yang salah kalau melihat pentas pilpres 2009 ini hanya untuk pertarungan kekuasaan semata. Jusuf Kalla, seorang kandidat, pernah berujar kalau ada pertarungan ideologi yang sedang berlangsung. SBY menjawab, itu tidak benar karena ideologi negara sudah ada yaitu Pancasila. Jadi perdebatan ataupun pertarungan ideologi itu tak perlu dan tak akan ada.
***

Baru saja saya melihat film yang sebenarnya tak baru lagi, Mummi 3: The Tomb of the Dragon Emperor. Setelah Kaisar Han menguasai kerajaan Cina, kerajaan sekitarnya, dia kemudian menguasai empat elemen dunia yaitu bumi (tanah), air, api dan udara. Dia tak terkalahkan dan dia makin digdaya. Dia lantas maju ke tahap berikutnya, ingin mengalahkan kematian. Dia ingin tetap hidup dan kuat.
Sebelum menulis ini, di benak saya melintas-lintas satu kata: hak. Tapi kemudian, si “hak” ini seperti emoh untuk dituliskan. Seolah-olah dia bergumam kepada saya begini. “Bung, jangan sematkan saya pada sosok Deddy Mizwar. Ini lebih dari itu. Gara-gara Bung, saya nanti tak sanggup lagi bercengkrama dengan kata-kata yang lain. Ini bukan sekedar hak, Bung. Ingat itu!” gumam si “Hak”.
Tiba-tiba harga kursi mahal. Seluruh kursi yang ada di Kota Medan berhilangan. Tidak cuma kursi, bangku pun raib. Sangkot dan Wak Labu yang biasa nongkrong di warkop sambil menaikkan kaki di atas bangku, kali ini terpaksa lesehan. Kini, mereka tak lagi duduk di warkop Sudirman, tapi di Warkop Juanda.

Yang Ngomen