Buronan Cilik

Posts Tagged ‘korupsi’

Selamat Tinggal, Antasari …

In All News, Politik on 5 Mei 2009 at 4:47 pm

Mas Susilo berkata, kasus Antasari Azhar adalah kasus serius. Saya setuju, sangat setuju, amat sangat setuju dan amat-amat sangat-sangat setuju. Itu memang kasus serius.

Tapi di titik keseriusannya mana?

* * *

Beberapa hari ini, saya berusaha sedapat mungkin menjauhi informasi mengenai kasus itu. Kalau tiba-tiba ketika melihat televisi dan kemudian dibacakan tentang hal itu, langsung saya rubah channelnya. Dan tibalah suatu saat ketika remote tivi tak digenggaman dan berita Antasari muncul di hadapan saya. Ya sudahlah, saya tonton saja.

Sesungguhnya saya bosan melihat apa yang dilakukan SBY, apa yang digebrak Antasari dan apa yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bagi saya, ini satu paket semua dengan SBY menjadi komandannya. Dalam benak saya sudah tertanam kalau Antasari merupakan orangnya SBY dan KPK merupakan salah satu mesin politik SBY yang paling bisa diandalkan dalam lima tahun belakangan ini.

Read the rest of this entry »

“Missing Link” Kasus Rama-Allen Marbun-Abdul Hadi-Anggito dan KPK

In All News, Ekonomi, Politik on 26 Maret 2009 at 8:28 pm

Seorang komentator di blog ini mengirimkan penjelasan anggota DPR Rama Pratama soal tudingan Abdul Hadi terhadap dirinya dalam pertemuan “Rlitz Carlton” dan kemudian dikoreksi menjadi pertemuan”Four Season”. Menarik betul penjelasan itu, tapi tentu saja menumbuhkan pertanyaan-pertanyaan baru yang agaknya bisa membawa persoalan ini pada kasus korupsi besar-besaran yang sesungguhnya. Yang sesungguhnya. Penjelasan Rama itu bisa dilihat di postingan saya yang ini: “Sumpah si Rama”.

Rama mengakui adanya pertemuan di Four Season antara dia, Anggito, Allen Marbun (dan mungkin yang lain). Yang jadi pertanyaan besar dari penjelasan si Rama itu adalah: “Apakah yang diperbicangkan oleh Rama, Anggito dan Abimanyu di Four Season?” Cuma minum kopikah? :)

Read the rest of this entry »

Sumpah Si Rama

In All News, Ekonomi, Islam, Kebudayaan, Politik on 19 Maret 2009 at 3:34 pm

Rama diasingkan di sebuah hutan. Di sana, dia berteman dengan si kera sakti, Hanuman, yang kemudian nurut menjadi anak buahnya. Bersamanya, Shinta –istrinya- dan Laksamana –adiknya.

Anda carilah kisah itu di internet dan buku-buku, dan Anda akan menemukan sebuah babad yang bercerita soal kesetiaan, cinta, sikap ksatria dan kekuasaan. Rama-Shinta-Laksamana adalah kisah yang mengilhami miliaran orang di seluruh dunia. Begitu melintas batas kisah itu, hingga dia melompati pagar-pagar yang dibangun oleh agama-agama.

Rama adalah sebuah konsepsi Hindu yang banyak dibaca oleh orang-orang Islam. Tak heranlah bila banyak orang Islam menyematkan nama itu kepada keturunannya. Tak lain, yang diinginkan adalah adanya semangat “Rama” yang bisa dilakukan oleh mereka nantinya.

Read the rest of this entry »

Bahaya! SBY-JK Hendak Revisi Keppres No 80/2003

In All News, Ekonomi, Politik on 12 Desember 2008 at 7:31 pm

Tukangngarang-Indonesia
Keppres No 80 Tahun 2003 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa akan direvisi oleh SBY-JK. Seluruh gubernur dikumpulkan dan SBY mengatakan, keppres ini akan direvisi supaya pemerintahan pusat dan terutama di daerah tak takut-takut untuk menyerap APBN dan APBD. Konon, banyak pemda yang ketakutan akan ditimpuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena jerat di Keppres itu begitu tinggi bagi pemerintah dan rekanan.

Keppres pengadaan ini ditengarai bak dua sisi mata uang. Satu sisi, Keppres ini menjadi pintu masuk utama dari praktek korupsi yang terjadi di tanah air: antara pemerintah dan rekanan. Dan di sisi lainya, Keppres ini hendak membuat agar penyedia dan pengguna jasa bisa lebih profesional, transparan dan akuntabel dalam tender proyek-proyek pemerintah, seperti yang dimaktub dalam Keppres itu sendiri.

Yang perlu diingat dari Keppres ini adalah praktek korupsi yang terjadi di tanah air umumnya tersangkut paut dengan adanya Keppres ini. Karena Keppres inilah yang menjadi titik poin utama dari proyek-proyek pemerintah yang didasarkan atas uang rakyat dan negara.

Read the rest of this entry »

Haji Tak Beres, Depag Tak Beres

In All News, Islam, Politik on 26 November 2008 at 12:12 pm

Ibu saya geram betul saya melihat iklan haji yang dilansir Depag baru-baru ini di televisi. Sejumlah jamaah haji tampak sibuk meyakinkan jamaah haji yang kritis dan bertanya, “Mengapa ongkos naik haji terlalu mahal?”

Jamaah haji itu mendapat jawaban, kalau haji adalah ibadah, sementara mahalnya ongkos naik haji karena tiket pesawat yang juga naik. Dengan demikian, jamaah haji diyakinkan kalau perjuangan ibadah itu memang mahal, perlu mental kuat dan seterusnya. Ketika berpropaganda, logat jamaah haji disesuaikan dengan logat bahasa yang dipakai di beberapa suku bangsa.

Saya tak bisa membayangkan kekesalan ibu saya yang harus memerat keringat, banting tulang seumur hidupnya untuk mengumpulkan rupiah demi rupiah ongkos naik haji. Dan ketika iklan Depag itu menggampangkan nilai puluhan juta, maka pantaslah ia geram. Seolah-olah duit puluhan juta itu tak ada harganya sama sekali.

Ongkos Naik Haji (ONH) Indonesia tahun 2008 ini sebesar US$ 3.387 plus biaya operasional dalam negeri Rp 501.000. Rinciannya, US$ 1.859 untuk penerbangan (54%) dan living cost US$ 1.528 (44,4%) . Bila dikurskan dengan nilai rupiah saat ini rata-rata Rp 12.000, maka ONH atau BPIH mencapai Rp 40.644.000 + Rp 501.000 = Rp 41.145.000. Gila gak? Rp 41 Juta!

Read the rest of this entry »

Kecil-kecil Tinggal di Istana

In All News, Esai, Kebudayaan, Politik on 20 Agustus 2008 at 10:51 am

 

Tak bisa lepas senyum saya ketika SBY “memaksakan” kado dari Tuhan kepadanya supaya diberikan tanggal 17 Agustus 2008. Sebagai sesama manusia, maka kelahiran seorang bayi wajiblah disyukuri dan didoakan. Bayi Annisa Pohan, menantunya itu, lahir melalui proses Cesar, di tanggal itu, dan bukannya alami. Satu sisi, itu hal yang lumrah saja apalagi dengan sudut pandang, bahwa setiap orang berhak meminta yang terbaik dari Tuhannya. Dan Tuhan pun (terlepas dari urusan takdir yang dibikinnya), mengabulkan permohonan SBY.

 

Istana pun berbahagia kedatangan orang baru. Annisa Pohan harus sabar untuk memonopoli anaknya karena bayi itu langsung diberangkatkan ke istana, dan bukannya ke rumah pribadi mereka. SBY dengan wajah sumringah langsung mengatakan, “Ini adalah sebuah kado bagi seluruh bangsa”. Kalimat itu dicatat oleh hampir semua media massa, elektronik, cetak maupun internet.

 

Di titik itu, saya tersenyum, tapi kali ini senyum yang kecut. Apa dasarnya SBY mengatakan itu kado untuk seluruh bangsa? Tetangga saya baru melahirkan bayi, cantik dan sehat pula, tapi SBY kok tidak pernah bilang bayi-bayi yang lahir di Indonesia adalah kado untuk bangsa?

Read the rest of this entry »

Dana Kampanye Pilgubsu (3)

In All News, Politik on 23 April 2008 at 10:09 pm

Bila Shohibul menghitung enam variabel, maka bagaimana cerita “orang dalam” sendiri? Ini analisis yang dikeluarkan oleh Ketua MPW DPW PKS Sumut, Sigit Pramono Asri SE. Seperti diketahui, PKS menempatkan salah seorang kadernya yang berpasangan dengan Syamsul Arifin yaitu Gatot Pudjonugroho, mantan Ketua DPW PKS Sumut.

Read the rest of this entry »

Dana Kampanye Pilgubsu (2)

In All News, Politik on 23 April 2008 at 9:27 pm

Anggaran Kampanye
KPUD Sumut telah mengatur, pasangan calon melalui tim kampanyenya wajib melaporkan sumbangan dana kampanye kepada KPUD Sumut, sebanyak dua termin. Pertama pada 29 Maret 2008 dan termin kedua 13 April 2008. Artinya, satu hari sebelum dan setelah masa kampanye. Laporan penggunaan dana kampanye secara keseluruhan wajib diserahkan kepada KPU paling lambat 3 hari setelah hari atau tanggal pemungutan suara untuk diaudit oleh kantor akuntan publik. Itu artinya, berkisar antara 17-19 April 2008 audit baru dilakukan.

Read the rest of this entry »

KPU Sumut Bertobatlah!

In All News, Politik on 18 April 2008 at 11:45 am

foto oleh RoemonoTidak terlalu sulit untuk memperkirakan, kalau paket Tri-Ben akan menggugat KPU Sumut. KPU yang dikomando oleh Irham Buana Nasution ini, sudah terlalu membikin pusing banyak pihak dalam seluruh proses pelaksanaan pilgubsu 2008. Mulai dari anggaran untuk menggaji staf dan pekerja di KPU, hingga yang paling mencurigakan, soal Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Amburadul? Itu bukan kata saya, tapi seluruh masyarakat. Bahkan, wawancara Syamsul Arifin kepada Metrotv pun sudah menyuratkan hal itu. “Banyak yang perlu diperbaiki dari segi administrasi yang dilakukan KPU,” katanya ketika dia dinyatakan pemenang pilgub versi quick count.

Read the rest of this entry »

Penguasa UMSU: “Bahdin Syamsudin”

In All News, Esai, Islam, Politik on 16 Januari 2008 at 10:26 am

Beberapa hari ini, keranjang komentar saya dipenuhi tanggapan, hujatan sampai kepedulian yang dalam terhadap almamater saya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Sebagian besar menyatakan terkejut, mengapa di sebuah organisasi pendidikan yang luar biasa ini dan berdasarkan asas-asas Muhammadiyah, justru kebobrokan khas orde baru berlomba-lomba dipertunjukkan.

Sebagian menyayangkan mengapa PP Muhammadiyah, tidak arif melihat hal ini dengan mengangkat sosok rektor yang penuh konflik dan jadi pusat masalah, Bahdin Nur Tanjung. Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, yang notobene justru kawan dekat Bahdin, memang tidak bisa diharapkan. Selain berkawan sejak ikut di Golongan Karya -sejak zaman Orde Baru lalu-, mereka juga pernah di KNPI dan kemudian bersatu lagi di PP Pemuda Muhammadiyah. Bahkan kedekatan ini membuat pameo baru yaitu “Bahdin Syamsudin”.
Read the rest of this entry »

Abdillah, Sumut Man of The Year 2007

In Politik on 30 Desember 2007 at 1:18 pm

Abdillah, Walikota Medan

Energi sosial politik masyarakat Sumut selama 2007 tersedot pada pemilihan Gubernur Sumatera (pilgubsu) 2008, banjir, listrik, kebakaran, illegal logging, hingga korupsi pejabat. Tapi, H Abdillah Ak, Walikota Medan, pantas menduduki kursi Sumut Man of The Year 2007.
* * *