indonesia, Islam, kampus, mahasiswa, medan, muhammadiyah, sospol, sumut, UMSU
In All News, Esai, Islam, Kebudayaan, Politik on 25 November 2008 at 6:28 pm
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara disingkat orang menjadi UMSU. Saya masuk ke sana di zaman Orde Baru, tahun 1996. Jadi wajar saja kalau orang-orang yang ada di sana itu mayoritas adalah orangnya Orde Baru. Dulu, rektornya –konon- adalah demonstran tahun 1966. Namanya dr H Dalmy Iskandar. Khas demonstran, dia ini kalau ngomong dikenal keras. Layaknya penguasa di zaman Orde Baru, beliau ini pun lama juga menjabat sebagai rektor. Dia kemudian dijatuhkan oleh “kerabat”nya sendiri, Drs H Chairuman Pasaribu.
Jatuhnya Dalmy Iskandar, menurut analisis internal Muhammadiyah, adalah karena intrik yang terjadi di Muhammadiyah Sumut dan UMSU sendiri. Dalmy dinilai ingin berkuasa kembali setelah periode jabatannya yang kedua. Tapi itu tak disetujui. Gampang saja alasannya, UMSU waktu itu sudah sangat besar tidak lagi melarat. Jadi wajar saja kalau banyak orang yang mau menjadi orang nomor satu di sana. UMSU memang merupakan kekuatan tersendiri di tubuh Muhammadiyah Sumatera Utara, terutama karena universitas inilah sebagai penyandang dana terbesar dari kegiatan Muhammadiyah. Selain itu, banyak juga kader Muhammadiyah maupun –ini bukan istilah saya- “kader jadi-jadian” yang mencari makan di sana.
Read the rest of this entry »
demokrasi, indonesia, kuliah, mahasiswa, pendidikan, Politik, reformasi
In All News, Kebudayaan, Politik on 26 Agustus 2008 at 11:35 am
Sebuah informasi yang sangat ironis muncul di media saya hari ini. Judulnya “60% Penduduk Indonesia Tamatan SD” dan “Hanya 4 Juta Anak Indonesia yang Mampu Kuliah”. Soal tamatan SD itu disebutkan oleh seorang mantan Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Djanius Djamin, sementara soal kuliah itu disebutkan oleh Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah, Prof Dr Edy Suandy Hamid MEc.
Di antara judul pertama dan judul kedua, tentulah judul pertama yang membikin merinding. Bayangkan, dari 200 juta lebih penduduk Indonesia saat ini, sekitar 60%-nya hanyalah tamatan SD!
Berita kedua itu pun tak kalah menyedihkan. Disebutkan, dari 45 juta anak didik di Indonesia, hanya 4 Juta orang yang mampu mengecap pendidikan tinggi, sehingga 41 Juta orang lagi harus mengurungkan niatnya kuliah. Disebutkan, faktor utamanya adalah masalah biaya.
Read the rest of this entry »
indonesia, mahasiswa, militer, polisi, Politik, reformasi
In All News, Esai, Lapak, Politik on 5 Juni 2008 at 4:44 pm
John, yang mahasiswa tingkat akhir itu, menghajar polisi. Geli aku membaca berita itu di detik.com, ketika ia meminta maaf kepada keluarga korban. Dia harus diberi apresiasi tinggi. Pasalnya, dia menghajar perwira pertama kepolisian. Sekali lagi, dia menghajar perwira kepolisian sampai babak belur! Mari ngakak dulu. 
Read the rest of this entry »
BBM, indonesia, mahasiswa, medan, reformasi
In All News, Politik on 24 Mei 2008 at 2:35 pm
Tadi malam, mahasiswa Medan ditangkapi di Simpang Glugur, Kota Medan. Mereka dibawa ke Poltabes Medan. Polisi bertindak sangat keras karena aksi yang mereka lakukan dalam rangka menolak kenaikan BBM itu sendiri berlangsung damai dan tidak melanggar ketertiban umum. Di antara mereka, ada yang berasal dari almamaterku, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Aku haru, bangga dan hormat kepada mereka. Mereka bakal menjadi saksi dan pelaku sejarah. Salut…!!!!!!
Tapi, polisi memberangus paksa, menendangi dan menggelandang mereka ke Poltabes Medan seperti laiknya tersangka penjahat perang.
Read the rest of this entry »
FISIP, gebuk, mahasiswa, putra
In All News on 9 Januari 2008 at 3:26 pm
Medan-Istilah gebuk dari Soeharto, diberlakukan aktif oleh kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Pagi ini (9/1), aktivis mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UMSU dan komponen lain dari mahasiswa, digebuki oleh “tentara” kampus di dalam lokasi yang dijamin kebebasan mimbar akademisnya, kampus.
Read the rest of this entry »
mahasiswa, muhammadiyah, siregar, UMSU
In Wajah & Wawancara on 25 Desember 2007 at 2:50 pm
Nama lengkapnya Drs Shohibul Anshor Siregar Msi. Panggilan akrabnya banyak. Bisa Pak Shohib, Pak Regar, Pak Anshor atau namanya dipanggil panjang semuanya. Yang berbeda mungkin, siapa yang memanggil.
Karir akademiknya dimulai nun di Tapanuli Utara. Pagi ia menuntut ilmu di SD Negeri Sibulan-bulan dan sore hari di SD Muhammadiyah Sibulan-bulan Tapanuli Utara.
Sejak beberapa tahun lalu ia mendirikan ‘nBASIS (Pengembangan Basis Sosial Inisiatif dan Swadaya) yang bidang garapannya terfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui upaya mendorong perubahan dari dalam. “Tidak dengan intimidasi, pembodohan, apalagi kekerasan. Metode pilihan ‘nBASIS ialah pencerahan dengan jalan ilmu pengetahuan”, terang Shohib.
Read the rest of this entry »