Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘pilgubsu’
Dana Kampanye Pilgubsu (3)
In All News, Politik on 23 April 2008 at 10:09 pmBila Shohibul menghitung enam variabel, maka bagaimana cerita “orang dalam” sendiri? Ini analisis yang dikeluarkan oleh Ketua MPW DPW PKS Sumut, Sigit Pramono Asri SE. Seperti diketahui, PKS menempatkan salah seorang kadernya yang berpasangan dengan Syamsul Arifin yaitu Gatot Pudjonugroho, mantan Ketua DPW PKS Sumut.
Dana Kampanye Pilgubsu (2)
In All News, Politik on 23 April 2008 at 9:27 pmAnggaran Kampanye
KPUD Sumut telah mengatur, pasangan calon melalui tim kampanyenya wajib melaporkan sumbangan dana kampanye kepada KPUD Sumut, sebanyak dua termin. Pertama pada 29 Maret 2008 dan termin kedua 13 April 2008. Artinya, satu hari sebelum dan setelah masa kampanye. Laporan penggunaan dana kampanye secara keseluruhan wajib diserahkan kepada KPU paling lambat 3 hari setelah hari atau tanggal pemungutan suara untuk diaudit oleh kantor akuntan publik. Itu artinya, berkisar antara 17-19 April 2008 audit baru dilakukan.
Dana Kampanye Pilgubsu (1)
In All News, Politik on 23 April 2008 at 9:08 pm
Suksesi politik membutuhkan dana sangat besar daripada suksesi kepemimpinan bidang lain. KPUD Sumut, rencananya akan mengumumkan besaran dana kampanye cagubsu 2008 pada 19 Maret dan 13 April mendatang. Dana kampanye ini akan diaudit paling lambat 3 hari setelah pemungutan suara. Duit kebutuhan minimal sebesar Rp 50-105 miliar, diduga masih terlalu kecil.
Gubernur, Lindungilah Mereka …
In All News, Esai, Geliat, Politik on 22 April 2008 at 7:00 pm
Adzan shubuh bersahut-sahutan. Lampu sebuah rumah di jalan Baru, kelurahan Indrakasih, kecamatan Medan Tembung, sudah sejak tadi menyala. Ba’da sembahyang, seperti biasanya, keluarga itu akan membuka pintunya dan membiarkan udara pagi menyerbu masuk ke tengah ruangan. Televisi dihidupkan. Acara dialog keagamaan mengisi lembaran pagi bertanggal 16 April 2008.
Read the rest of this entry »
KPU Sumut Bertobatlah!
In All News, Politik on 18 April 2008 at 11:45 am
Tidak terlalu sulit untuk memperkirakan, kalau paket Tri-Ben akan menggugat KPU Sumut. KPU yang dikomando oleh Irham Buana Nasution ini, sudah terlalu membikin pusing banyak pihak dalam seluruh proses pelaksanaan pilgubsu 2008. Mulai dari anggaran untuk menggaji staf dan pekerja di KPU, hingga yang paling mencurigakan, soal Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Amburadul? Itu bukan kata saya, tapi seluruh masyarakat. Bahkan, wawancara Syamsul Arifin kepada Metrotv pun sudah menyuratkan hal itu. “Banyak yang perlu diperbaiki dari segi administrasi yang dilakukan KPU,” katanya ketika dia dinyatakan pemenang pilgub versi quick count.
Syamsul Arifin Menang?
In All News, Politik on 16 April 2008 at 10:44 pmMungkin belum. Tunggu sajalah.
Pilgub Curang? Waspadalah…Waspadalah….!
In All News, Politik on 15 April 2008 at 12:22 pmAdalah organisasi Pengembangan Basis Sosial Inisiatif dan Swadaya (’nBASIS) jauh-jauh hari telah melaksanakan penelitian soal kecurangan pemilu ini. ”Kami sudah meneliti sejak Desember 2007 di seluruh Sumut lalu untuk soal ini,” terang Shohibul Anshor Siregar Msi, Koordinator Umum ’nBASIS Rabu (9/3) lalu.
Pilgubsu 2008, Yang Curang Yang Menang?
In All News, Politik on 15 April 2008 at 12:12 pm
Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (pilgubsu) 2008 tinggal sehari lagi. Kecurangan pemilu diprediksikan, diduga bakal terjadi. Titik perhatian ditujukan pada pencoblosan, penghitungan suara. Mengapa penyelenggara disebut titik rawan?
* * *
Walau bernama minggu tenang, dipastikan tim pemenangan dan terutama masing-masing calon gubsu terus berdegup jantungnya. Hingga laporan ini dipublikasikan di blog ini, pencoblosan pilgubsu 2008 yang akan berlangsung 16 April 2008, hanya tinggal satu hari lagi. Suasana tenang yang ada di permukaan memang menutupi kondisi panas dalam proses pilgubsu. Namun, gosip politik sudah terlanjur mengemuka: pilgubsu bakal curang. Benarkah demikian?
Jawa Batak Islam Kristen
In All News, Politik on 9 April 2008 at 12:12 pmDi luar perkiraan, kampanye pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) tidak sesemarak yang diperkirakan sebelumnya. Kekuatan politik para kandidat disusun lebih diam-diam dan bergerak ”di bawah tanah”. Siapa paling kuat?
Menghancurkan Bahasa Via Politik
In Esai, Geliat, Kebudayaan, Politik, Sastra dan Seni on 1 April 2008 at 10:24 am
Determinasi bahasa yang luar biasa terhadap kebudayaan manusia bak air bah. Huruf, kata, kalimat dan bahasa menjadi tak terkontrol dan jati diri manusia harus terjajah oleh bahasa. Tak ada manusia yang bisa melepaskan dirinya dari bahasa. Bahasa menjadi begitu liar dan buas seperti seekor ular phyton yang membelit mangsanya. Kampanye politik sudah taraf membahayakan bahasa Indonesia.
Alkisah Sebuah Kursi
In Geliat, Lapak, Panggung, Politik, Sastra dan Seni on 24 Maret 2008 at 3:47 pm
Tiba-tiba harga kursi mahal. Seluruh kursi yang ada di Kota Medan berhilangan. Tidak cuma kursi, bangku pun raib. Sangkot dan Wak Labu yang biasa nongkrong di warkop sambil menaikkan kaki di atas bangku, kali ini terpaksa lesehan. Kini, mereka tak lagi duduk di warkop Sudirman, tapi di Warkop Juanda.
Read the rest of this entry »
Menerawang Mayjen (Purn) Tritamtomo
In All News, Politik on 27 Februari 2008 at 6:42 pmBagi saya, bila besok diadakan pilgubsu 2008, maka Tritamtomo-lah yang bakal tersenyum lebar. Alasannya, kekuatan militer.
Ali Umri Plus Chairuman Harahap
In All News, Panggung, Politik on 26 Februari 2008 at 5:15 pmAli Umri boleh sedang tersenyum lega. Chairuman Harahap, bakal calon gubsu yang paling berpotensi namun kemudian tak mendapatkan perahu, sudah bergabung dengannya. Kekuatan Chairuman Harahap dalam politik memang tak bisa dipandang enteng, apalagi sebelah mata.
Militer-Sipil dalam Pilgubsu 2008
In Esai, Politik on 14 Februari 2008 at 7:49 pm
Saya sungguh kagum dengan militer di Indonesia. Bagi saya, ada tiga institusi yang menjadi penguasa sebenarnya di negeri ini: militer, Departemen Dalam Negeri dan Partai Golkar.
Infrastruktur jaringan tidak sekedar plang nama jaringan tapi kualitasnya dijamin nomor wahid. Setiap jaringan terikat dengan sistem komando di atasnya. Lem perekatnya adalah “ideologi” dan kekuasaan.
Saat Rudolf Pardede “Melawan” Mega
In All News, Politik on 29 Januari 2008 at 12:17 pmTeman saya, Fakhrur Rozi, menuliskan dengan bagus cerita seputar detik-detik ketika gubernur Sumatera Utara, Rudolf M Pardede, akan “mendaftar” ke KPUD Sumut.












